Beragam Jenis Risiko Bisnis. Yuk, Antisipasi!
beragam-jenis-risiko-bisnis-yuk-antisipasi
KOLABORASI.COM, Jakarta – Segala keputusan yang kita ambil dalam hidup pasti memiliki risiko. Termasuk jika memilih berbisnis ketimbang menjadi pekerja. Salah satu risiko terberat yang bisa dialami adalah kebangkrutan yang berujung kita tak punya pendapatan. Belum lagi jika sampai harus berutang.
Namun kebangkrutan hanyalah satu dari sekian banyak risiko yang akan kita hadapi jika ingin berbisnis. Risiko berbisnis akan selalu ada dan ternyata punya beragam jenis. Meski begitu, tanpa risiko, berbisnis akan berjalan stagnan karena tak ada inovasi yang muncul. Semakin tinggi risiko yang kita hadapi, kita akan semakin inovatif yang akhirnya bisa memberikan keuntungan yang tinggi pula.
Risiko bisnis sebenarnya merupakan salah satu risiko yang dihadapi perusahaan ketika menjalankan kegiatan operasi. Di sini terkait kemampuan perusahaan untuk mendanai kegiatan operasionalnya. Dengan begitu, risiko bisnis berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Kaitannya pun dengan pemodal dalam menanamkan dananya pada usaha yang kita jalankan.
Menurut Hairul dalam bukunya yang berjudul Manajemen Risiko, risiko punya beragam jenis. Ragam jenis itu pun bisa kita kelompokkan melalui beberapa kategori. Hairul menjelaskan, risiko dapat dikelompokkan menjadi beberapa tipe di antaranya risiko murni dan risiko spekulatif.
Dari beberapa kelompok di atas, risiko yang mungkin kita hadapi dalam berbisnis bisa berupa risiko kecelakaan, kebakaran, yang masuk dalam kategori risiko murni. Untuk menghadapi risiko ini, tentunya kita memerlukan asuransi. Dari penjelasan tersebut, risiko murni sangat berkaitan erat dengan aset fisik, karyawan, hingga legalitas.
Sementara mengenai risiko spekulatif lebih kepada bagaimana kita mengambil keputusan atas potensi kerugian, seperti memutuskan untuk mengambil utang untuk menutupi kekurangan modal. Dalam hal ini, kita bisa melihat dari beberapa tipenya mulai dari risiko pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, hingga risiko operasional. Pada intinya, risiko akan selalu ada dan harus dihadapi dalam menjalankan usaha atau bisnis. Sehingga dalam perjalanannya, memahami manajemen risiko jadi salah satu kunci kesuksesan kita menjalankan usaha.
Baca Juga :
Investasi Pakai Utang, Jangan Coba-CobaTAGS:
References (15)
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
WEBINAR
Beragam Jenis Risiko Bisnis. Yuk, Antisipasi!
beragam-jenis-risiko-bisnis-yuk-antisipasi
KOLABORASI.COM, Jakarta – Segala keputusan yang kita ambil dalam hidup pasti memiliki risiko. Termasuk jika memilih berbisnis ketimbang menjadi pekerja. Salah satu risiko terberat yang bisa dialami adalah kebangkrutan yang berujung kita tak punya pendapatan. Belum lagi jika sampai harus berutang.
Namun kebangkrutan hanyalah satu dari sekian banyak risiko yang akan kita hadapi jika ingin berbisnis. Risiko berbisnis akan selalu ada dan ternyata punya beragam jenis. Meski begitu, tanpa risiko, berbisnis akan berjalan stagnan karena tak ada inovasi yang muncul. Semakin tinggi risiko yang kita hadapi, kita akan semakin inovatif yang akhirnya bisa memberikan keuntungan yang tinggi pula.
Risiko bisnis sebenarnya merupakan salah satu risiko yang dihadapi perusahaan ketika menjalankan kegiatan operasi. Di sini terkait kemampuan perusahaan untuk mendanai kegiatan operasionalnya. Dengan begitu, risiko bisnis berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis. Kaitannya pun dengan pemodal dalam menanamkan dananya pada usaha yang kita jalankan.
Menurut Hairul dalam bukunya yang berjudul Manajemen Risiko, risiko punya beragam jenis. Ragam jenis itu pun bisa kita kelompokkan melalui beberapa kategori. Hairul menjelaskan, risiko dapat dikelompokkan menjadi beberapa tipe di antaranya risiko murni dan risiko spekulatif.
Dari beberapa kelompok di atas, risiko yang mungkin kita hadapi dalam berbisnis bisa berupa risiko kecelakaan, kebakaran, yang masuk dalam kategori risiko murni. Untuk menghadapi risiko ini, tentunya kita memerlukan asuransi. Dari penjelasan tersebut, risiko murni sangat berkaitan erat dengan aset fisik, karyawan, hingga legalitas.
Sementara mengenai risiko spekulatif lebih kepada bagaimana kita mengambil keputusan atas potensi kerugian, seperti memutuskan untuk mengambil utang untuk menutupi kekurangan modal. Dalam hal ini, kita bisa melihat dari beberapa tipenya mulai dari risiko pasar, risiko kredit, risiko likuiditas, hingga risiko operasional. Pada intinya, risiko akan selalu ada dan harus dihadapi dalam menjalankan usaha atau bisnis. Sehingga dalam perjalanannya, memahami manajemen risiko jadi salah satu kunci kesuksesan kita menjalankan usaha.
Jan 01, 1970 last edited03 comments
References (15)
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
- Edit Post Edit This Post within a Hour
- Hide Post Hide This Post
- Delete Post If inappropriate Post By Mistake
- Report Inappropriate content
03 comments
willimes doe
12 june 2017 replyQuis autem velum iure reprehe nderit. Lorem ipsum dolor sit amet adipiscing egetmassa pulvinar eu aliquet nibh dapibus.
Qlark Jack
22 july 2017 replyQuis autem velum iure reprehe nderit. Lorem ipsum dolor sit amet adipiscing egetmassa pulvinar eu aliquet nibh dapibus.
Olivia Take
15 jan 2016 replyQuis autem velum iure reprehe nderit. Lorem ipsum dolor sit amet adipiscing egetmassa pulvinar eu aliquet nibh dapibus.